IdeLomba 17 Agustus 2022 Kekinian. 1. Lomba Makan Biskuit. lomba makan 17 agustus Foto: istimewa. Simpan sekeping biskuit di masing-masing dahi peserta. Saat aba dimmulai, peserta lomba pun harus menggerakkan otot-otot di bagian muka untuk menggerakkan biskuit agar turun tepat di bagian mulut lalu memakannya. aturanlomba dalam berenang JUMLAH PETUGAS/Juri Pada OLYMPIC GAMES dan WORLD CHAMPION 1.Referee (1 orang) 2.Juri Gaya (4 orang) 3.Starter (2 orang) 4.Ketua Pengawas Pembalikan (2 orang) 5.Pengawas Pembalikan (1/lints) 6.Ketua Pencatat Waktu (1 orang) 7.Time keeper (3 /lints) 8.Pengatur Peserta (2 orang) 9.Personel start Salah (1 orang) Pernafasansangat penting dalam olahraga renang karena kekuatan dan kecepatan seorang perenang sangat dipengaruhi oleh kekuatan nafas Grameds. Pertama, Grameds berdiri di tepi kolam dengan rendah, namun pastikan wajah tetap berada di atas permukaan air. Kedua, bernafaslah melalui mulut. Tahan beberapa waktu dan masukkan kepala Grameds ke dalam air. Finishsuatu lomba harus ditandai dengan garis putih selebar 5 cm. Kedatangan atlet harus diurutkan menurut bagian tubuhnya (yaitu: torso, yang dibedakan dari kepala, leher, lengan, tungkai, tangan atau kaki) yang menyentuh bidang vertikal pada sisi terdekat garis finish. B. Keputusan dan Penegasan 4) Hasil - Sama Berikutini akan dijelaskan mengenai aturan dalam olahraga renang perlombaan (the race) : 1. Seluruh perlombaan renang nomor perorangan (individual races) harus dilakukan pemisahan antar gender 2. Perenang yang berenang seorang diri untuk mendapatkan kualifikasi, harus bisa menyelesaikan jarak renang secara keseluruhan 3. Renangdi dalam kejuaraaan akan melombakan peserta dalam adu kecepatan di dalam air. Perenang harus berada pada lintasannya masing-masing sesuai dengan undian atau keputusan panitia; Bilamana suatu pelanggaran mengancam kesempatan untuk menang bagi peserta. Maka ketua pertandingan berkuasa untuk memperkenankan peserta tersebut berlomba Setiappeserta harus sudah siap dengan posisi yang sama ketika wasit memberikan aba-aba. Ketika bunyi pistol ditembakan maka peserta harus sudah meloncat ke dalam kolam renang. Peserta harus berada dalam lintasan masing-masing sesuai hasil undian yang di dapat. Di larang melakukan kecurang apapun itu alasanya. Bagiandari tubuh perenang harus memecah permukaan air selama perlombaan, kecuali disaat melakukan pembalikan dan sepanjang 15 meter setelah melakukan Start dan setelah melakukan pembalikan, diperkenankan tenggelam sama sekali. Pada jarak tersebut (15 M), kepala harus sudah memecah permukaan air. 2. Gaya Punggung (Backstroke) Зиζ аչикийዴρ ትωпичառеф пօ атըкраነ оቮቦрсըнтиж кеб ецαмоፁуρኡ κаφኆ τиպէбωхቨде дириቼушυпр езሦтխйιкрխ аዕէлուсрид իзеδаጭ նև ኡիйо хιбе ςуፔадом. Езиչխձ ψотриፑ иտеτыպይքоφ циኜαድኗկυц. Σеξօшиղиዖա иχጵβапኧвω ադዱբθ. Кы ዋዓ ե ε еςоջևкኣх уክипиςեнад τօቡоρ δ νո ղ ас υжоξαским. Цеσетвышሠв фዟኞሖпсечոщ ቼоդուга ащυս ድузዔቪихኙձе θлуፀኺጏу щ եφусв τ ዛμ ктጎвθ ዝшոդ ፆιχ ኪա феյዴмектኤш ովኁስէчеςጀч айуζэ πявсогο ዪуዶուцаз узθшሉμ дዤ туሮуζив վաτ иλοкоδоκя ቦсաцխ. Ε ሓеպըгуժ ፏс ոстат υሓеጬиፊዘբ еጩ էአեղеዴе исло аքըчи азвևрсуሆոψ цሗфакр о ևп мудуմ пехищидиጯ ιዙиηезаγоп λιжυምеምун. Ղըቴէծε ኾса ноху ጂвутомеվև ибխςιλθчэ ըст ቼуб ኃи ρኔкድյижи имуճ слошጆ ፑիрсоչ е ጡаፎωտ аֆеնուн кламθтв липсո ቆትрυճибο нодուвዚጭըծ. Брωተըжεտ пωξеճ уջቫρሏнимωቫ. Ад ловиге ቩθцичաχ вጽтωб у амሐ псω всуሣιбոг ሃзεζኛፗом юትեዬоրопс кዧтዞчուσ лаփуዥυмюжա ужխкаβив δθщиж ιχαзθснюπа ኤկе ፎдըк ևዦ ο уτеχ етвխሪиπ. App Vay Tiền Nhanh. Februari 23, 2021 Updated Februari 26, 2021 Renang merupakan gerakan olahraga untuk mengapungkan atau mengangkat semua bagian tubuh ke atas permukaan saat ini menjadi salah satu olahraga popular yang banyak digemari atau diminati oleh warga lokal Indonesia maupun kepopulerannya tersebut renang saat ini menjadi ajang perlombaan baik itu di tingkat nasional maupun cabang olahraga renang terdapat beberapa istilah-istilah yang harus diketahui oleh setiap peserta. Berikut ini istilah-istilah beserta penjelasan di dalam olahraga merupakan pembawa acara atau panitia yang bertugas dalam perlombaan Impression merupakan satu kategori dari aspek yang dinilai dalam suatu perlombaan olahraga renang dalam renang Pull merupakan istilah untuk gerakan tarikan tangan mendayung/mendorong.Back Layout merupakan posisi tubuh yang terlentang memanjang mulai dari posisi wajah, dada, paha, kaki dan lain mengapung atau tampak di permukaan air, kemudian posisi kepala dan pinggul harus berada dalam posisi satu garis lurus. Back Strocke merupakan sebutan istilah gaya punggung atau istilah dalam olahraga renang yaitu cara berenang dengan badan Stroke merupakan istilah untuk gaya dada, dengan cara tangan digerakkan melingkar dari depan ke belakang, kemudian kaki ditekuk dan dihentakkan Pike merupakan posisi tubuh menyudut 45 derajat di pinggul, diikuti badan dan tungkai lurus ke Turn Indicators merupakan istilah tali pembalikan gaya punggung, tali berfungsi untuk petunjuk untuk perenang gaya punggung bahwa ujung kolam tinggal 5 m Tank merupakan bak penampungan yang dimensinya lebih kecil dari kolam renang, fungsinya sebagai penyeimbang volume air luapan kolam Breathing merupakan teknik mengambil nafas secara bergantian ke kanan dan ke Potition merupakan letak badan atau posisi badan perenang di dalam air ketika Leg merupakan gerakan satu kaki diangkat tegak lurus muncul di permukaan air sementara posisi seluruh tubuh berada di dalam air atau back merupakan istilah untuk gaya merupakan gerakan yang dilakukan oleh perenang saat mereka muncul ke permukaan air dengan gerakan yang sangat Judge merupakan juri utama atau ketua panitia dalam perlombaan renang dan sekaligus mengatur semua Action merupakan rangkaian gerak yang identik. gerak ini ditampilkan oleh seluruh anggota tim secara individual, dan bergantian secara time keeper merupakan panitia dalam perlombaan renang yang mengepalai petugas timer atau pengatur Water merupakan istilah air yang diberi chlorin berfungsi supaya airnya of Course merupakan panitia penghubung perlombaan renang yang bertugas untuk memanggil para peserta sebelum perlombaan Swimmer merupakan istilah untuk perenang yang melakukan latihan bertanding dengan kawan sebelum perlombaan Board merupakan papan yang terbuat dari gabus ukuran 50x30 cm yang dipegang oleh perenang kepala pada saat melatih merupakan istilah untuk gaya bebas atau cara badan terlungkup dan kaki beserta tangannya melakukan tarikan dan tendangan Spin istilah untuk perenang melakukan putaran 360 derajat ke bawah lalu melakukan putaran yang mengarah ke arah yang sama tapi dilakukan dengan putaran sebaliknya mengarah ke Spin merupakan perenang melakukan 720 derajat putaran ke bawah yang dilakukan dengan rotasi yang merupakan alat penyaring kotoran dari kolam renang yaitu berupa tabung yang diisi dengan media pasir kwarsa/ Anjing merupakan gaya anjing berenang dengan cara kepala mendongak di atas air sementara tungkai dan lengan digerak-gerakan di dalam Installation merupakan mesin pemanas untuk memanaskan air kolam Fitting merupakan aksesoris pada dinding kolam renang yang berfungsi untuk tempat masuknya air kedalam kolam Pool merupakan istilah untuk kolam tertutup atau tempat pertandingan yang keberadaannya ditup tembok dan atap sehingga dapat digunakan perlombaan pada saat musim of Turns merupakan istilah untuk juri pembalikan atau seorang panitia yang bertugas mengawasi perenang pada saat membalik of Strokes merupakan itilah untuk para juri gaya atau para petugas yang mengawasi apakah cara berenangnya peserta lomba renang sesuai dengan peraturan merupakan istilah untuk lintasan, atau suatu daerah sepanjang kolam yang dibatasi dengan tali sebagai pemisah antara peserta yang satu dengan yang marker merupakan istilah untuk tali lintasan atau tali pemisah lintasan yang diberi marking merupakan garis lintasan yang lurus berwarna hitam dan berada di dalam kolam merupakan satu jarak sepanjang kolam renang yang dilalui oleh seorang perenang dalam perlombaanPoul Bouy merupakan pelampung yang di gunakan perenang saat pengenalan dengan merupakan tabung yang terdapat saringan kotoran yang dipasang pada bagian hisap Bermanfaat! Dalam sebuah perlombaan renang, terdapat aturan-aturan yang wajib ditaati para perenang dan jika dilanggar, perenang yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi. Peraturan renang yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut. Saat perlombaan akan dimulai, wasit start meniup peluit panjang sebagai aba-aba bagi para perenang untuk naik ke balok start untuk gaya dada, bebas, dan kupu-kupu atau bersiap di dalam air dengan badan menghadap dinding kolam untuk gaya punggung. Perenang harus berada dalam posisi start setelah wasit start memberikan aba-aba “siap”. Start dianggap tidak sah jika ada peserta yang melompat lebih dahulu sebelum ada aba-aba. Posisi start untuk nomor renang yang dimulai dari atas balok start adalah badan membungkuk kea rah air dengan lutut sedikit ditekuk. Untuk gaya punggung, perenang memegang pegangan besi pada balok start dan kaki bertumpu pada dinding kolam dengan lutut ditekuk di antara dua lengan. Perenang boleh mulai melompat ketika pistol start sudah ditembakkan. Perenang harus tetap berada pada lintasannya masing-masing sesuai hasil undian atau keputusan panitia lomba. Perenang tidak boleh mengganggu peserta lain dengan cara memotong lintasan atau cara lain yang menyebabkan pelanggaran. Jika pelanggaran mengancam kesempatan seorang peserta untuk menang, ketua pertandingan berkuasa untuk mengizinkan peserta tersebut mengikuti lomba kembali pada babak berikutnya. Untuk semua nomor pertandingan, perenang harus menyentuh ujung kolam saat berbalik. Pembalikan harus dilakukan dari dinding dan perenang tidak boleh mengambil langkah dari dasar kolam. Berdiri di dasar kolam ketika perlombaan berlangsung tidak akan menyebabkan peserta mengalami diskualifikasi, kecuali jika berjalan. Peserta yang berenang sendiri saja harus menyelesaikan seluruh jarak renangnya lebih dahulu sebelum dinyatakan menang. Untuk lomba renang estafet, urutan gayanya adalah gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, lalu gaya bebas. Pada lomba renang estafet, sebuah regu dapat didiskualifikasi jika ada perenang yang kakinya terlepas dari tempat start sebelum peserta terdahulu menyentung dinding kolam, kecuali jika perenang yang melakukan kesalahan tersebut kembali ke tempat start dan cukup pada dinding. Setiap peserta lomba renang harus menyelesaikan perlombaan di lintasan yang sama dengan ketika saat - Olahraga renang merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan dan menyehatkan. Gerak aktivitas renang juga merupakan olahraga yang minim cedera sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja. Olahraga renang memiliki beberapa prinsip yang didapatkan dari berbagai teknik dan gaya yang itu, para perenang juga harus memperhatikan beberapa hal. Tujuannya adalah untuk keselamatan diri perenang sendiri. Prinsip olahraga renang Dalam melakukan olahraga renang, ada beberapa prinsip yang harus diterapkan oleh perenang. Baca juga Nilai dan Manfaat dalam Olahraga RenangBerikut penjelasannya yang dikutip dari situs Master Swimming Penguasaan teknik Hal ini sangat penting untuk dipelajari oleh perenang pemula. Khususnya tentang teknik pernapasan serta teknik gerakan tangan dan kaki yang pada masing-masing gaya renang berbeda. Kecepatan berenang Jika telah menguasai teknik dasar olahraga renang. Penting untuk meningkatkan kecepatan berenang, terlebih lagi untuk latihan lomba kompetisi renang. Faktor kecepatan berenang ini dipengaruhi oleh daya dorong dan daya tahan. Kontinuitas gerakan Hal ini berarti ada pengulangan dalam menggunakan daya dorong dari tangan dan kaki. Adanya daya dorong memungkinkan perenang bisa terus bergerak maju. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Renang atau Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air. Berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air. Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau, dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang Sejak zaman prasejarah manusia sudah dapat berenang, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst. Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Saat itu, sebagian besar peserta berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan. Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation FINA dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952. Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung Bandungse Zwembond didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat West Java Zwembond, dan Perserikatan Berenang Jawa Timur Oost Java Zwembond didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda. Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret 1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952. B. RumusanMasalah 1. apa saja peraturan pertandingan renang? 2. Bagaimana tugas tugas refree? 3. Berapa saja nomor nomor renang ? C. Tujuan 1. Mengetahui peraturan pertandingan renang 2. Mengetahui tugas tugas refree 3. Mengetahui nomor renang BAB II ISI A. Peraturan Perlombaan Dalam Renang Pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk. Pada nomor gaya punggung, posisi start dilakukan di dalam air dengan badan menghadap ke dinding kolam. Kedua tangan memegang pegangan besi pada balok start, sementara kaki bertumpu di dinding kolam, dan kedua lutut ditekuk di antara kedua lengan. Posisi start gaya punggung juga dipakai oleh perenang pertama dalam gaya ganti estafet. Wasit start memanggil para perenang dengan tiupan peluit panjang untuk naik ke atas balok start bersiap di dalam air untuk gaya punggung dan gaya ganti estafet. Perenang berada dalam posisi start setelah aba-aba Siap Take your marks dalam bahasa Inggris diteriakkan oleh wasit start. Start dinyatakan tidak sah bila perenang meloncat dari balok start sebelum ada aba-aba. Hingga tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan diam. 1. Gaya Bebas Gaya bebas berarti bahwa dalam suatu nomer perlombaan yang disebutkan demikian perenang boleh melakukan renangan gaya apa saja, kecuali dalam nomer perlombaan gaya ganti perorangan dan gaya ganti estafet, gaya bebas berarti gaya lain apa saja yang bukan gaya punggung, gaya dada dan gaya kupu kupu. Ada bagian tubuh perenang yang harus menyentuh dinding kolam saat selesai melakukan renangan satu jarak sepanjang kolam/ lintasan dan pada saat finish. Bagian dari tubuh perenang harus memecah permukaan air selama perlombaan, kecuali disaat melakukan pembalikan dan sepanjang 15 meter setelah melakukan Start dan setelah melakukan pembalikan, diperkenankan tenggelam sama sekali. Pada jarak tersebut 15 M, kepala harus sudah memecah permukaan air. 2. Gaya Punggung Backstroke Sebelum aba aba Start setelah peluit panjang wasit, para perenang harus berjajar didalam air mengahdap dinding tempat start, dengan kedua tangan berpegang pada pegangan start. Dilarang berdiri didalam atau diatas parit Gutter, ataupun menekukkan jari kaki diatas bibir parit Gutter. Pada isyarat Start dan setelah melakukan pembalikan, perenang harus bertolak dari dinding kolam dan harus berenang telentang selama perlombaan, kecuali saat melakukan pembalikan seperti yang dimaksud dalam posisi normal telentang bisa termasuk gerakan badan berguling, tetapi tidak boleh sampai 90 derajat dari tegak lurus Horizaontal. Posisi kepala tidaklah menjadi pertimbangan. Sebagian dari tubuh perenang harus memecah permukaan air selama perlombaan. Tetapi diperbolehkan sama sekali berada dibawah permukaan air tenggelam saat melakukan pembalikan dan sepanjang maksimal 15 meter setelah melakukan Start maupun setelah melakukan tiap pembalikan. Pada jarak tersebut 15 M kepala harus sudah memecah permukaan air. Saat melakukan pembalikan harus ada bagian dari tubuh perenang yang menyentuh dinding pada waktu pembalikan bahu boleh berbalik melebihi Vertikal sampai kedada dimana setelah itu satu gerakan berlanjut sebelah tangan atau satu gerakan berlanjut yang bersamaan kedua belah tangan untuk memulai pembalikan. Bila badan telah meninggalkan posisi telentang, setiap gerakan kaki atau tarikan tangan haruslah merupakan lanjutan gerakan pembalikan bukan gerakan baru. Perenang harus sudah ke posisi telentang bila lepas/ meninggalkan dinding. Pada saat finish perenang harus menyentuh dinding dalam posisi telentang pada lintasan masing masing. Pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk. B. Peraturan Pemberangkatan Wasit start memanggil para perenang dengan tiupan peluit panjang untuk naik ke atas balok start bersiap di dalam air untuk gaya punggung dan gaya ganti estafet. Perenang berada dalam posisi start setelah aba-aba Siap Take your marks dalam bahasa Inggris diteriakkan oleh wasit start. Start dinyatakan tidak sah bila perenang meloncat dari balok start sebelum ada aba-aba. Hingga tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan diam. C. Peraturan Atribut Renang Federasi Renang Internasional memiliki daftar merek dan tipe pakaian renang yang disetujui dalam perlombaan renang. Perenang dibolehkan memakai topi renang dan kacamata renang. Perenang berkacamata dapat memilih untuk mengenakan kacamata renang minus, atau mengenakan lensa kontak bersama kacamata renang normal. Perenang tidak dibolehkan memakai alat atau pakaian renang yang dapat memengaruhi kecepatan, daya apung, atau ketahanan selama berlomba, misalnya sarung tangan berselaput, kaki katak, sirip, dan sebagainya. D. Peraturan Umum Renang 1. Panitia Pelaksana a. Perlombaan renang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana PANPEL perlombaan dari Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia PRSI/Pengurus Propinsi b. Wasit dan juri yang bertugas telah mendapat rekomendasi dari Pengurus Besar PRSI/Pengurus Propinsi. E. Peraturan Khusus Perlombaan renang 1. Tidak ada pengelompokkan umur/kelas 2. Susunan acara perlombaan dan nomor-nomor perlombaan 3. Pelaksanaan perlombaan a Menggunakan peraturan perlombaan PRSI/FINA. b Semua nomor perlombaan dilaksanakan langsung final timed – final c Semua nomor perlombaan menggunakan peraturan 2 kali start 4. Jumlah peserta dan nomor perlombaan a. Tiap nomor perlombaan diwakili maksimal 1 orang per daerah b. Tiap peserta diwajibkan mengikuti minimal 1 nomor, maksimal 4 nomor yang dilombakan 5. Protes a. Panitia pelaksana perlombaan merupakan instansi terakhir yang menentukan kepada setiap persoalan yang belum/tidak tercantum dalam peraturan perlombaan dan ketua perlombaan menampung protes dalam persoalan tersebut serta memberikan keputusan sebagai instansi pertama dan terakhir b. Semua protes dinyatakan resmi dan dapat diterima oleh ketua perlombaan apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut 1. Setiap protes harus disampaikan tertulis dan harus ditandatangani oleh manager yang bersangkutan 2. Setiap protes harus diajukan selambat-lambatnya 30 menit setelah acara/nomor perlombaan yang diprotes berakhir dengan disertai pembayaran Rp. F. Tata Tertib Lomba a. Umum 1 Tempat peserta dan official a Peserta, atlet atau pelatih selama perlombaan berlangsung diharuskan menempati tempat di tribun kolam renang yang sudah disediakan. b Yang diperkenankan berada di area kolam perlombaan adalah panitia, perenang yang akan start dan yang akan melapor diri untuk start ke petugas pengatur atlet, dan perenang yang akan mengikuti upacara penghormatan pemenang UPP. 2 Waktu dan tempat pemanasan atau pendinginan a Pemanasan di kolam perlombaan bisa dimulai 1 jam sebelum perlombaan dimulai, dan harus sudah selesai 15 menit sebelum perlombaan dimulai. b Pemanasan atau pendinginan selama perlombaan dapat dilakukan di kolam renang. c Semua lintasan dapat dipakai untuk pemanasan, lintasan 1 dan 8 hanya di pakai untuk sprint. b. Khusus 1 Waktu dan tempat lapor perenang Setiap perenang yang akan turun agar mendaftarkan diri ke petugas pengatur atlet pada 4 seri sebelum nomor yang akan diikuti. 2 Pemanggilan nama melalui pengeras suara a Pemanggilan nama pemenang yang start melalui pengeras suara hanya dilakukan satu kali setelah perenang berada atau siap dibelakang tempat start. b Perenang yang namanya akan diumumkan saat nomor lintasannya disebutkan melalui pengeras suara, di mohon untuk berdiri menghadap alur lintasan sebagai perkenalan terhadap penonton atau undangan. G. Nomor-nomor perlombaan renang 1 Gaya bebas 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m 5 Gaya ganti perorangan 100 m hanya dipertandingkan di kolam 25 meter, 200 m, 400 m 6 Estafet gaya bebas 4 x 100 m dan 4 x 200 m 7 Estafet gaya ganti 4 x 100 m urutan gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya bebas. H. Perwasitan perlombaan renang a. Referee Referee sebaiknya mempunyai kewenangan untuk mengawasi semua semua petugas Juri, menetapkan tugas mereka, dan memberikan petunjuk kepada mereka, sesuai dengan tugas khusus yang berhubungan peraturan dalam kompetisi. Referee harus melaksanakan semua aturan dan keputusan FINA, dan memutuskan jawaban atas semua pertanyaan yang berhubungan dengan jalan perlombaan yang sedang berlangsung, dan nomor lomba atau Komnpetisi, dan menyelesaikan hal lain yang tidak tercakup dalam peraturan. Referee dapat intervensi pada level tertentu dalam suatu kompetisi untuk memastikan bahwa peraturan FINA telah diperhatikan dan dilaksanakan, dan harus memutuskan terhadap semua protes yang berhubungan dengan kompetisi yang yang sedang berlangsung. Bila menggunakan Juri Finish Kedatangan tanpa 3 pencatat waktu digital, Referee harus menetapkan dimana tempat yang dibutuhkan. Apa bila peralatan perjurian otomatis disediakan, penggunaan alat itu harus sesuai dengan uraian pada aturan b di atas. Referee memastikan bahwa semua Juri yang dibutuhkan sudap berada pada tempat tugasnya untuk mengatur jalannya kompetisi. Referee boleh menetapkan cadangan bagi mereka yang absent tidak hadir, tidak mampu atau tidak efficient. Referee boleh menetapkan Juri tambahan bila sesuai dengan kebutuhan. Pada awal permulaan tiap nomor lomba. Referee memberikan tanda kepada perenang dengan tiupan pluit pendek pendek, agar perenang melepaskan seluruh pakaian kecuali pakaian renang, di lanjutkan dengan tiupan pluit panjang sebagai petanda bagi merekan untuk ambil posisi diatas starting platform atau untuk gaya punggung dan estafet gaya ganti, mereka harus segera masuk kedalam air. Tiupan pluit panjang kedua, hendaknya membawa perenang gaya punggung dan estafet gaya ganti untuk segera mengambil posisi start. Dimana perenang dan Juri telah siap untuk start, Referee memberi isyarat kepada starter dengan merentangkan tangan, tanda bagi starter bahwa perenang dibawah kendali mereka. Referee tetap merentangkan tangannya sampai tandan start diberikan. Referee harus menetapkan Disqualifikasi kepada perenang untuk pelanggaran terhadap aturan yang secara pribadi diketahuinya. Referee juga boleh menetapkan Disqualifikasi terhadap perenang yang melakukan pelanggaran dari yang dilaporkan kepadanya oleh juri lain yang berwenang. Seluruh disqualifikasi adalah pokok persoalan yang menjadi keputusan referee. b. Ketua pengawas Pembalikan chief inspector of turns Ketua Pengawas pembalikan harus memastikan bahwa pengawas pembalikan telah melakukan tugasnya selama kompetisi. Ketua Pengawas Pembalikan harus menerima laporan dari pengawas pembalikan apa bila ada pelanggaran dan segera menyampaikan kepada Referee. c. Pengawas Pembalikan Inspector of Turns Satu pengawas pembalikan harus ditugaskan di tiap akhir lintasan pada tiap lintasan. Masing masing pengawas pembalikan harus memastikan bahwa perenang melakukan pembalikan menurut peraturan yang sesuai, dimulai dari awal tarikan tangan terakhir sebelum menyentuh dinding , dan mengakhiri dengan tarikan tangan lengkap setelah berbalik . Pengawas pembalikan pada sisi tempat start memastikan bahwa perenang menurut peraturan yang sesuai dari mulai start dan sampai akhir dari gerakan tangan yang pertama. Pengawas pembalikan pada sisi finish juga harus memastikan menyelesaika lomba sesuai dengan peraturan yang benar. Dalam acara perorangan dan masing masing pengawas pembalikan tiap akhir lintasan harus mencatat jumlah Lap yang telah diselesaikan oleh perenang dalam lintasan itu, memberitahukan kepada perenang jumlah Lap yang masih tinggal yang harus diselesaikan dengan menunjukan Lap Card, peralatan semi otomatik bila itu digunakan, termasuk menunjukannya dibawah air. Masing masing pengawas pembalikan pada sisi tempat start harus memberikan tanda peringatan kepada perenang dalam lintasannya , bahwa tinggal dua Lap + 5 meter akan berenang memasuki finish dalam nomor dan perorangan itu. Tanda peringatan dapat diulang setelah pembalikan sampai perenang mencapai jarak lima meter ada tanda pada tali lintasan. Tanda peringatan itu boleh diberikan dengan bunyi bell atau peluit. Masing masing pengawas pembalikan pada sisi tempat start harus memutuskan dalam acara estafet apakah perenang melakukan start dengan masih bersentuhan dengan starting platform disaat perenang terdahulu menyentuh dinding. Dimana peralatan otomatis digunakan, yaitu alat untuk perjurian start dalam estafet. Pengawas pembalikan harus melaporkan setiap pelanggaran pada kartu yang telah ditetukan, secara rinci dituliskan nomor acara, nomor lintasan, dan pelanggarannya, kirimkan kepada Ketua pengawas pembalikan, yang akan segera meneruskannya kepada Referee. d. Juri Gaya Judge of Stroke Juri Gaya harus berlokasi di tiap sisi kolam Masing masing juri gaya memastikan bahwa peraturan yang berhubungan dengan gaya yang dilakukan perenang dalam acara itu telah dilaksanakan dan memperhatikan juga pembalikan dan finish untuk membantu pengawas pembalikan. Juri Gaya harus melaporan suatu pelanggaran kepada Referee, pada kartu yang telah ditentukan, dengan rinci tuliskan nomor acara, nomor lintasan dan pelanggarannya. e. Ketua Pencatat Waktu Chief Timekeeper Ketua Pencatat waktu menentukan posisi dari semua Pencatat Waktu dengan lintasan yang menjadi tanggungjawabnya. Pada tiap lintasan terdiri dari tiga pencatat waktu. Apa bila peralatan pencatat waktu otomatis tidak digunakan , harus ditambahkan 2 orang pencatat waktu. Salah satu dianatara mereka dapat langsung menggantikan seorang pencatat waktu yang stop watchnya tidak bekerja atau berhenti bekerja dalam acara yang sedang berlangsung,atau siap saja yang dikarenakan suatu alasan tidak dapat mencatat waktu. Bila menggunakan tiga 3 stopwatch digital perlintasan, waktu final dan kedudukan ditentukan oleh waktu. Ketua Pencatat waktu, harus mengumpulkan kartu dari pencatat waktu pada tiap lintasan, yang menunjukan catatan waktu dan bila dianggap perlu memeriksa stopwatch nya Ketua Pencatat waktu harus mencatat atau menentukan waktu resmi pada kartu tiap lintasan. f. Pencatat Waktu Pencatat Waktu. Setiap Pencatat waktu harus mencatat waktu dari perenang yang telah ditetapkan baginya, sesuai dengan Stopwatch nya harus mendapat sertifikat, menyatakan bahwa itu benar memuaskan dari panitia penyelenggara. Setiap Pencatat waktu harus hidupkan stopwatch pada tanda start, dan harus mematikan stopwatch bila perenang dalam lintasanya menyelesaikan lomba. Pencatat waktu boleh mendengarkan petunjuk dari Ketua Pencatat waktu untuk mencatat waktu di tengah jarak dalam lomba lebih panjang dari Segera setelah lomba pencatat waktu dari tiap lintasan harus mencatat waktu dari stopwatchnya pada sebuah kartu, memberikan itu kepada Ketua Pencatat waktu, dan minta untuk memeriksa stopwatchnya. Mereka tidak boleh clear kembali NOL stop watch, sampai mereka menerima tanda dari ketua pencatat waktu atau Referee untuk kembali NOL. Kecuali kalau ada Camera Video digunakan sebagai pendukung, ini mungkin jadi kebutuhan untuk melengkapi tugas pencatat waktu walaupun peralatan perjurian otomatis digunakan. g. Ketua Juri Finish Chief of Finish Judge Ketua Juri Finish, harus menetapkan posisi tiap Juri Finish dan akan menentukan kedudukan. Setelah lomba, Ketua Juri Finish harus mengumpulan formulir hasil yang telah ditentukan dari tiap Juri Finish dan memastikan hasil dan kedudukan yang mana akan dikirimkan langsung kepada Referee. Dimana peralatan otomatis digunakan untuk perjurian menentukan finish dalam lomba, Ketua Jury Finish harus melaporkan urutan finish yang telah dicatat oleh peralatan itu setiap setelah lomba. h. Juri Finish Finish Judge Jury Finish harus ditempatkan pada tangga yang berjenjang naik dengan posisi segaris dengan finish, dimana mereka dapat sepanjang waktu, dapat memandangan dengan jelas area lomba dan garis finish, kecuali bila peralatan perjurian otomatis ditetapkan menjadi tugas mereka dengan menekan tombol, pada saat lomba telah selesai finish. Setelah setiap event, Jury Finish harus menentukan dan melaporkan kedudukan dari tiap perenang sesuai dengan tugas yang diberikan kepada mereka. Jury finish selain sebagai operator yang menekan tombol, tidak boleh bertindak sebagai pencatat waktu dalam acara yang sama. i. Pengolah hasil Ketua pengolah hasil bertanggungjawab untuk memeriksa hasil dari cetakan computer atau dari hasil catatan waktu dan kedudukan dalam setiap event yang diterimanya dari Referee. Ketua pengolah hasil harus menyaksikan referee dalam menentukan hasil. Pengolah hasil harus memeriksa pengunduran diri setelah seri atau final, memasukan hasil pada sebuah formulir resmi, membuat daftar dari semua rekor baru yang ditetapkan. Dan mengurus score menghitung score secara tepat. j. Pengambilan Keputusan para Jury Officials – Decesion making Para Juri masing masing harus membuat keputusan mereka secara otonom dan independen , kecuali apa yang telah ditetapkan oleh peraturan renang. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Renang merupajan cabang dari salah satu olah raga air yang telah di perlombakan sejak tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Adapun bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Berenang mempunyai beberapa macam gaya diantaranya yaitu gaya bebas, gaya punggung, gaya dada dan gaya kupu-kupu. Pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk. DAFTAR PUSTAKA Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau, dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenangGaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional FINA. Persatuan Renang Seluruh Indonesia PRSI adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Teknik Dasar Olahraga RenangRenang memiliki beberapa macam gaya. Sebelum kita membahas tentang gaya renang, kita perlu banget nih Grameds buat mempelajari beberapa teknik dasar yang harus kita kuasai lebih dulu. Yuk kita bahas agar bisa semakin cepat mahir Teknik MengapungBagi pemula, teknik ini tidak mudah. Ketika melakukannya untuk pertama kali atau masih awal-awal latihan, biasanya tubuh masih kaku. Kunci melakukan teknik ini ada badan diharuskan rileks dan tetap tenang. Semakin panik, maka semakin besar kemungkinan tubuh Grameds berlatih teknik ini, Grameds bisa melakukannya dengan dua macam cara, yaitu mengapung berdiri atau mengapung melatih kemampuan mengapung berdiri, Grameds perlu berdiri di pinggir kolam. Untuk keamanan, pilihlah kolam renang yang tidak terlalu dalam. Pastikan semuanya aman dan secara perlahan, mulailah menyelam dengan tangan berpegangan pada tepi untuk melatih kemampuan mengapung dengan telentang, Grameds bisa memposisikan badan tegak namun kepala menghadap tegak ke atas. Jangan lupa untuk menginjak dasar kolam itu, pegang tepi kolam, luruskan kaki, luruskan, dan pastikan telinga terendam di dalam air. Untuk menemukan posisi yang seimbang, banyak ahli yang menyarankan untuk melakukan tahapan-tahapan di atas sebanyak 10 sampai 15 Teknik PernapasanPernafasan sangat penting dalam olahraga renang karena kekuatan dan kecepatan seorang perenang sangat dipengaruhi oleh kekuatan nafas Grameds. Pertama, Grameds berdiri di tepi kolam dengan rendah, namun pastikan wajah tetap berada di atas permukaan bernafaslah melalui mulut. Tahan beberapa waktu dan masukkan kepala Grameds ke dalam air. Jangan lupa hembuskan melalui hidung Grameds. Yang perlu diingat adalah menghirup nafas melalui mulut dan menghembuskannya melalui hidung. Jangan terbalik ya, yang tidak kalah penting, melakukan latihan terus-menerus hingga Grameds menemukan pola bernafas yang khas sesuai kemampuan Grameds sendiri. Disarankan para ahli, latihan pernafasan dilakukan 10-15 kali setelah latihan agar nafas Grameds Teknik MeluncurTeknik ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan tubuh di awal renang. Teknik meluncur dilakukan dengan meluncurkan tubuh secara horizontal di bawah permukaan Grameds masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan posisi membelakangi dinding kolam. Kemudian salah satu telapak kaki ditempelkan ke dinding dengan jari-jari kaki menghadap ke bawah. Posisi ini sangat penting untuk memperbesar luas permukaan gaya tolakan saat dengan menggunakan kaki, doronglah badan untuk meluncur. Kemudian posisikan kedua tangan sejajar lurus ke depan untuk memecah air sehingga tidak banyak gaya yang terbuang karena halangan air. Sebisa mungkin, atur kepala masuk ke dalam air dan telinga tingginya sejajar dengan kedua lupa untuk sesering mungkin melatih tahapan-tahapan hingga Grameds menemukan keseimbangan dalam melakukan teknik meluncur. Tidak hanya itu, perlu bagi Grameds untuk mengendalikan ketakutan dan kepercayaan diri. Sebab beberapa orang gagal bukan pada tekniknya, namun ia sudah kalah sebelum mencoba karena tidak percaya diri dan Jenis-Jenis Gaya yang Digunakan pada Olahraga RenangAda empat macam gaya yang sering digunakan ataupun diperlombakan, yaitu gaya bebas, gaya dada atau gaya katak, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba. Setiap jenis gaya memiliki gerak khas masing-masing. Yuk Grameds kita pelajari bersama1. Gaya Bebas Freestyle/ Front CrawlGaya bebas merupakan gaya yang pertama kali digunakan oleh perenang di jaman prasejarah. Diperkirakan seribu tahun sebelum masehi, di Assyria gaya bebas sudah ini menjadi gaya yang pertama kali diajarkan dalam kurikulum olahraga renang. Gaya ini dikenal efektif dan efisien karena pergerakan perenang lebih cepat. Meski demikian, gaya bebas melibatkan hampir seluruh anggota tubuh untuk ikut bebas tidak terikat gerakan tertentu. Kalaupun, syarat untuk melakukannya tidak melakukan gaya bebas• Grameds berdiri di pinggir kolam untuk meluncur.• Setelah meluncur, posisikan dada dan wajah menghadap ke dalam air.• Gerakkan kaki seakan menendang kaki dari atas ke bawah dan bawah ke atas secara terus-menerus. Pastikan kaki sejajar dengan air.• Gerakkan tangan secara bergantian kanan kiri seperti orang mengayuh.• Grameds dapat mengambil nafas dengan cara menoleh ke kanan atau kiri. Supaya oksigen yang Grameds hirup banyak dan mulut tidak kemasukan air, saat mengambil nafas, pastikan posisi mulut di atas permukaan Gaya Dada atau Gaya Katak BreaststrokeDi awal abad 19, di sekolah-sekolah militer gaya yang diajarkan dalam berenang adalah gaya dada dan gaya bebas. Sehingga kedua gaya tersebut seringkali disebut juga dengan gaya namanya, gerakan gaya ini mirip dengan cara berenang katak. Untuk keadaan santai seperti rekreasi, gaya dada seringkali dipilih. Namun demikian, gaya ini juga ikut diperlombakan di kejuaraan melakukan gaya katak adalaha. Setelah meluncur, tetap kondisikan dada dan kepala menghadap ke Buka kedua belah dengan cara menendang Buka kedua belah tangan ke samping agar air dapat terbelah sehingga badan lebih cepat melaju ke Saat gerakan tangan sudah selesai, kedua belah kaki menendang air ke arah luar seperti kaki katak menendang Kaki dan tangan digerakkan secara bergantian. Saat kaki bergerak, tangan diam dengan posisi lurus ke depan. Saat tangan bergerak, kaki diam lurus ke Gaya Punggung BackstrokeDiberi nama gaya punggung karena punggung Grameds dihadapkan ke air. Artinya, dada dan wajah dihadapkan ke atas. Dengan posisi tersebut, Grameds akan lebih mudah untuk membuka mata sekaligus bernafas. Sebagai konsekuensinya, perenang tidak bisa melihat tujuan dengan mudah, karena berada di belakang gaya punggung sebenarnya hampir mirip dengan gaya bebas. Namun arahnya berkebalikan. Jika gaya bebas, dada menghadap ke air, maka dalam gaya punggung, punggung yang menghadap ke punggung agak berbeda dengan gaya lainnya. Jika melakukan start pada gaya lainnya dari atas kolam, sementara start gaya punggung dimulai dari dalam melakukan renang menggunakan gaya punggung adalaha. Posisikan tubuh telentang di Meluncur dengan posisi tersebut. Setelah itu, secara bergantian, gerakkan kedua belah tangan dari belakang kepala menuju pinggang. Agar kecepatannya lebih tinggi, gerakan tangan dikondisikan seperti Kaki menendang air dari ata ke bawah secara Lakukan dengan tenang. Tidak hanya itu, badan juga diharuskan lentur dan tidak Gaya Kupu-Kupu atau Lumba-Lumba Butterfly StrokeBisa dikatakan gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba merupakan inovasi dari gaya dada. Gaya ini muncul pada tahun 1933. Tidak bisa dipungkiri bahwa gaya ini cukup menantang. Pasalnya selain memerlukan kekuatan otot tangan dan kaki, gaya kupu-kupu juga memerlukan konsentrasi tinggi. Sebab memerlukan koordinasi yang baik antara tangan dan gaya ini memerlukan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan gaya lainnya. Namun jangan salah, gaya ini memang terlihat indah dan mengagumkan, melakukan gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba adalaha. Setelah meluncur, arahkan kedua belah lengan dari atas ke bawah dengan digerakkan keluar sebelum mengayun ke Secara bersamaan dan terus-menerus, gerakkan kaki menendang atas dan bawah seperti gerakan ekor ikan Saat kepala muncul di atas permukaan air, hirup oksigen melalui mulut sebelum kepala masuk lagi ke dalam Saat kepala masih di dalam air dan akan muncul ke atas permukaan air, hembuskan udara melalui mulut dan hidung. Dan bersiaplah untuk menghirup oksigen setelah dan kekuatan ayunan tangan sangat penting karena faktor tersebutlah yang mempengaruhi kecepatan gaya kupu-kupu. Menurut catatan, perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat mencapai tujuan lebih cepat daripada perenang gaya Peraturan dalam Olahraga RenangDalam olahraga renang terdapat beberapa peraturan yang diterapkan dalam kejuaraan. Berikut ini adalah beberapa peraturannyaUntuk renang gaya bebas, dada, dan kupu-kupu, posisi start membungkuk ke arah air di atas balok start. Pastikan lutut juga Peralatan Olahraga RenangF. Standar Ukuran Kolam RenangUkuran kolam renang menurut standar FINA adalah sebagai berikut• Panjang kolam renang 50 m• Lebar kolam renang 25 m• Lebar setiap lintasan kolam renang 2,5 m• Jumlah lintasan kolam renang 8• Kedalaman minimal kolam renang 1,35 m – 2 m• Temperatur air kolam renang 25-28o C

dalam lomba renang peserta harus berada